Minggu, 12 Agustus 2012

MENGGAMBAR POLA BATIK

MENGGAMBAR POLA BATIK
Sebelum memulai berlatih menggambar pola batik kita harus mengetahui lebih dulu bagian-bagian gambar motif dalam sebuah pola batik, yaitu :

1. Ornamen Pokok
2. Ornamen Isian (isen-isen)
3. Ornamen Pengisi Bidang

1. Ornamen Pokok
    Yang dimaksud gambar ornamen pokok yaitu bagian pola yang akan dijadikan pola utama, misalnya Di dalam batik yang berpola buketan maka pola pokoknya adalah berupa garis-garis gambar buket.

2. Ornamen Isian (isen-isen)
    Isian adalah gambar-gambar yang berfungsi untuk mengisi dan melengkapi gambar ornamen pokok. Ornamen isian atau isen dalam batik terdiri dari garis-garis dan titik-titik Isian (isen) yang berbentuk garis-garis disebut dengan sawut. Isian (isen) yang berbentuk titik-titik disebut dengan cecek. Sehingga isen yang terdiri dari titik dan garis disebut dengan sawut cecek.
Selain dari dua bentuk di atas, juga ada jenis isian batik yang lain diantaranya :
a. sisik
b. sisik melik
c. herangan
d. gringsing
e. sirapan
f. cacah gori


3. Ornamen Pengisi
    Yaitu pola-pola batik yang berfungsi mengisi bidang kain diluar ornamen pokok. Biasanya pola-pola pengisi bidang dibuat dengan ukuran kecil menyebar diseluruh dasar kain. Ornamen pengisi ini bisa berbentuk motif tumbuhan, binatang, ceplokan, atau motif geometris lainnya.

Jadi di dalam membuat gambar pola batik langkah-langkah yang harus dilakukan adalah sebagai berikut :
1. Membuat gambar ornamen pokok terlebih dahulu.
2. Gambar ornamen pokok yang sudah jadi diberi isen-isen pada setiap bagiannya.
3. Bidang-bidang kain yang diluar motif pokok atau disekeliling yang masih kosong dilengkapi dengan ornamen pengisi sesuai keinginan kita.

Berikut beberapa bentuk-bentuk motif Isian (isen-isen) :




Berikut adalah gambar bagian-bagian ornamen pada sebuah pola motif batik :